Telur Dadar Balado yang Bikin Nasi Nambah Terus – Pernah nggak sih, lagi buka kulkas terus bingung mau masak apa, tapi adanya cuma telur dan bumbu dapur standar?

Telur Dadar Balado
Bahan Utama
- 6 butir telur ayam
- 5 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 10 buah cabai merah keriting
- 4 buah cabai rawit (sesuai selera)
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- Garam secukupnya
- 2 buah tomat sedang
- Gula secukupnya (optional)
- Air secukupnya
- Minyak goreng untuk menumis
Cara Memasak
- Kocok telur ayam hingga rata, kemudian buat dadar telur di wajan dengan minyak panas. Angkat dan pisahkan, sisihkan.
- Blender bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit, dan tomat hingga halus.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan, kemudian tumis bumbu halus yang sudah diblender sampai harum dan wangi.
- Masukkan daun salam, daun jeruk, garam, dan gula sesuai selera. Tumis sampai daun layu dan bumbu tercampur rata.
- Setelah bumbu meresap dan mulai matang, masukkan telur dadar yang sudah disisihkan ke dalam bumbu balado.
- Aduk-aduk telur dengan bumbu balado hingga rata dan bumbu meresap. Jangan terlalu lama mengaduk, kemudian angkat dan sajikan selagi hangat.
Nutrisi
Nah, di saat-saat seperti ini, resep telur dadar balado ini jadi penyelamat banget.
Jujur saja, aku pribadi sering banget bikin menu ini kalau lagi pengen makan sesuatu yang pedas, gurih, dan pastinya bikin nasi cepat habis.
Yang paling aku suka dari resep ini adalah kesederhanaannya—tidak perlu ke supermarket atau beli bahan-bahan ribet, karena semua bahannya sudah ada di dapur kita.
Ceritanya kemarin aku lagi males berat keluar rumah.
Hujan deres dari pagi, tapi perut sudah minta diisi.
Daripada pesan delivery yang entah kapan datangnya, aku langsung membuka kulkas dan menemukan sekarton telur.
Langsung terpikir deh, bikin telur dadar balado aja!
Dalam waktu kurang dari 30 menit, jadilah menu makan siang yang enak banget ini.
Cara Mudah Membuat Telur Dadar Balado Rumahan Enak
Telur dadar balado itu sebetulnya menu klasik rumahan yang sudah ada sejak lama.
Hampir setiap keluarga Indonesia punya versinya masing-masing.
Ada yang suka baladonya super pedas, ada yang lebih mild.
Resep telur dadar balado yang aku bagikan kali ini adalah versi yang sudah aku coba berkali-kali dan hasilnya selalu memuaskan.
Yang bikin resep ini beda adalah perpaduan antara telur dadar yang lembut dengan sambal balado yang segar dan pedas.
Kuncinya ada di tomat yang ikut diblender bersama cabai—ini bikin rasa baladonya lebih segar dan tidak terlalu berminyak.
- Resep Gulai Kambing Pedas Empuk ala Rumahan yang Gampang Banget
- Resep Rendang Ayam Kaya Rempah untuk Pemula
- Resep Bakso Ayam Kenyal Gurih – Gampang & Enak!
- Resep Chicken Katsu Renyah yang Bikin Nagih: Resep Simpel untuk Pemula!
- Resep Nasi Kebuli yang Gurih dan Menggugah Selera
- Resep Ayam Goreng Tepung ala Rumahan yang Renyah Maksimal
Plus, tekstur telur dadarnya tetap empuk karena tidak dimasak terlalu lama setelah dicampur dengan bumbu.
Bahan-Bahan Resep Telur Dadar Balado
Sebelum mulai masak, pastikan semua bahan sudah siap ya.
Resep ini cocok banget untuk 3-4 porsi makan:
- 6 butir telur ayam
- 5 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 10 buah cabe merah keriting
- 4 buah cabe rawit (sesuai selera pedas kamu)
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- Secukupnya garam
- 2 buah tomat sedang
- Secukupnya gula (optional—aku pribadi tidak pakai karena tidak suka manis)
- Secukupnya air
- Minyak goreng untuk menumis
Tips dari aku: kalau kamu tidak terlalu suka pedas, bisa kurangi jumlah cabe rawitnya atau bahkan skip saja.
Sebaliknya, kalau suka yang super pedas, silakan tambah sesuai selera.
Resep ini fleksibel banget kok!
Cara Membuat Telur Dadar Balado Step by Step
Ikut langkah-langkahnya sebagai berikut:
Langkah 1: Membuat Telur Dadar
Kocok 6 butir telur dalam mangkuk sampai rata.
Kamu bisa tambahkan sedikit garam kalau mau, tapi aku biasanya langsung mengocok tanpa tambahan apa-apa karena nanti baladonya sudah cukup gurih.
Panaskan minyak di wajan dengan api sedang.
Tuang kocokan telur dan buat dadar seperti biasa.
Aku biasanya membuat dadar yang agak tebal, jadi tidak terlalu tipis dan rapuh.
Tunggu sampai bagian bawahnya matang, lalu balik.
Setelah matang, angkat dan sisihkan.
Potong-potong telur dadar sesuai selera—aku suka potongan kotak-kotak sedang supaya mudah dicampur dengan bumbu nanti.
Langkah 2: Membuat Bumbu Halus
Ini dia bagian favoritku—bikin bumbu baladonya!
Masukkan bawang merah, bawang putih, cabe merah keriting, cabe rawit, dan tomat ke dalam blender.
Haluskan sampai semua tercampur rata.
Kalau blender kamu agak susah memutar, boleh tambahkan sedikit air ya.
Tapi jangan terlalu banyak, karena nanti baladonya jadi terlalu encer.
Jujur saja, aku lebih suka pakai blender daripada ulek manual untuk resep telur dadar balado ini karena hasilnya lebih halus dan rata.
Tapi kalau kamu tim ulek tradisional, silakan banget!
Hasilnya pasti lebih bertekstur dan aromanya lebih keluar.
Langkah 3: Menumis Bumbu
Panaskan minyak goreng secukupnya di wajan dengan api sedang.
Jangan terlalu kecil apinya karena bumbu butuh panas yang cukup untuk mengeluarkan aromanya.
Tuang bumbu halus yang sudah diblender tadi, lalu tumis sampai harum dan wanginya mulai keluar.
Biasanya butuh waktu sekitar 5-7 menit.
Kamu akan tahu bumbu sudah matang kalau warnanya berubah lebih gelap dan minyak mulai terpisah dari bumbu.
Aroma khas bumbu balado yang harum dan sedikit pedas akan memenuhi dapur—ini salah satu momen yang paling aku suka saat masak!
Langkah 4: Menambahkan Rempah dan Penyedap
Setelah bumbu harum, masukkan daun salam dan daun jeruk.
Kedua daun ini penting banget loh untuk menambah aroma dan kedalaman rasa.
Aduk rata sampai daunnya mulai layu.
Kemudian tambahkan garam secukupnya.
Kalau kamu suka rasa yang sedikit manis, bisa tambahkan sedikit gula di tahap ini.
Tapi aku pribadi lebih suka yang savory aja, jadi aku skip gulanya.
Tumis lagi sebentar sampai semua bumbu benar-benar meresap dan tercampur rata.
Cicipi rasanya—ini penting banget!
Kalau kurang asin, tambah garam.
Kalau kurang pedas, bisa tambahkan sedikit cabe rawit lagi (kalau masih ada).
Langkah 5: Mencampurkan Telur Dadar
Ini bagian yang paling krusial dalam resep telur dadar balado: masukkan potongan telur dadar yang sudah disisihkan tadi ke dalam wajan berisi bumbu balado.
Aduk perlahan dan hati-hati supaya telurnya tidak hancur berantakan.
Aku suka menggunakan spatula kayu atau spatula silikon yang lebih lembut supaya telurnya tetap utuh.
Aduk-aduk sampai semua potongan telur terbalut bumbu dengan rata.
Jangan terlalu lama ya, cukup sekitar 1-2 menit saja.
Kalau terlalu lama, telurnya bisa jadi keras dan tidak lembut lagi.
Begitu dirasa semua sudah tercampur rata dan bumbu meresap, langsung angkat dan sajikan.
Tips dan Trik Membuat Resep Telur Dadar Balado Sempurna
Setelah berkali-kali bikin, aku punya beberapa tips yang mungkin bisa membantu:
Soal Telur Dadar: Kalau kamu ingin telur dadarnya lebih berbumbu, bisa tambahkan sedikit bawang putih cincang atau daun bawang ke dalam kocokan telur sebelum didadar.
Ini bikin telurnya lebih wangi dan punya rasa sendiri sebelum dicampur balado.
Tingkat Kepedasan: Resep telur dadar balado ini fleksibel banget untuk disesuaikan dengan selera pedas masing-masing.
Kalau masak untuk keluarga yang ada anak kecil, bisa kurangi atau bahkan hilangkan cabe rawitnya.
Cabe merah keriting saja sudah cukup memberikan warna merah cantik tanpa terlalu pedas.
Tekstur Bumbu: Aku lebih suka bumbu yang agak kasar, jadi tidak diblender terlalu halus.
Tapi ini preferensi pribadi ya.
Kalau kamu suka yang halus banget, silakan blender lebih lama.
Penyimpanan: Telur dadar balado ini bisa disimpan di kulkas sampai 2-3 hari dalam wadah tertutup.
Tinggal hangatkan lagi sebelum dimakan.
Malah kadang rasanya lebih meresap setelah disimpan semalaman loh!
Variasi Resep Telur Dadar Balado
Resep ini cocok banget untuk dimodifikasi sesuai selera.
Beberapa variasi yang pernah aku coba:
Telur Dadar Balado Pete: Tambahkan pete yang sudah dikupas saat menumis bumbu.
Pete dan balado itu kombinasi yang dijamin ketagihan!
Tapi pastikan semua orang di rumah suka pete ya, karena aromanya cukup kuat.
Telur Dadar Balado Kemangi: Tambahkan segenggam daun kemangi segar di akhir masakan, tepat sebelum diangkat.
Aroma kemangi yang khas bikin resep telur dadar balado ini lebih segar dan unik.
Telur Dadar Balado Teri: Goreng teri medan sampai kering dan renyah, lalu campurkan bersama telur dadar saat mencampur dengan bumbu.
Ini bikin teksturnya lebih beragam dan rasanya lebih gurih.
Versi Praktis: Kalau lagi super buru-buru, kamu bisa pakai bumbu balado instant yang tinggal ditumis.
Tapi jujur saja, yang homemade seperti resep ini jauh lebih enak dan segar rasanya.
Cocok Disajikan Kapan dan dengan Apa?
Resep telur dadar balado ini adalah comfort food sejati.
Cocok banget untuk hari-hari yang lagi hujan, lagi pengen makan yang pedas-pedas, atau pas lagi males keluar rumah tapi tetap pengen makan enak.
Aku sering banget bikin ini untuk makan siang atau makan malam dengan nasi putih hangat.
Kalau mau lebih lengkap, sajikan dengan lalapan mentimun, tomat, dan kemangi.
Atau tambahkan sayur bening atau sayur asem sebagai teman makan.
Percaya deh, ini sepadan banget dengan usahanya yang super simple.
Menu ini juga cocok banget untuk bekal makan siang ke kantor.
Tinggal masukkan ke lunch box bersama nasi, dan kamu sudah punya bekal yang enak dan mengenyangkan.
Dijamin teman-teman kantor bakal penasaran dan minta resepnya!
Kesimpulan
Gampang kok, serius!
Resep telur dadar balado ini membuktikan bahwa tidak perlu bahan-bahan mahal atau ribet untuk bikin masakan yang enak.
Dengan telur, bumbu dapur standar, dan sedikit usaha, kamu bisa menghasilkan menu yang nikmat dan bikin nasi nambah terus.
Yang paling aku suka dari resep ini adalah fleksibilitasnya.
Kamu bisa sesuaikan tingkat pedas, tambahkan bahan lain sesuai selera, atau bahkan bikin dalam porsi besar untuk disimpan beberapa hari.
Hasilnya selalu memuaskan dan tidak pernah mengecewakan.
Jadi, tunggu apa lagi?
Yuk cobain resep telur dadar balado ini!
Kalau sudah coba, jangan lupa share pengalamanmu ya.
Aku penasaran, kamu tim yang suka pedas banget atau yang mild aja?



























