10+ Deretan Film Terbaik Karya Angga Dwimas Sasongko 2022

89
Film terbaru karya Angga Dwimas Sasongko

Saat ini, nama Angga Dwimas Sasongko atau akrab disapa Angga Sasongko sudah tak asing di dunia perfilman tanah air. Setiap film garapannya selalu sukses menyita perhatian penggemar film.

Butuh VPN gratis? Dengan Moove VPN, akses semua konten di internet tanpa blokir, 100% aman dan cepat!

Mulai debut pertamanya sebagai sutradara pada 2006, hingga saat ini sudah banyak karya yang dihasilkan Angga Dwimas Sasongko film. Bahkan, bukan cuma sebagai sutradara, ia pun juga kerap merangkap sebagai penulis naskah hingga produser film tersebut.

Melalui Visinema Pictures, rumah produksinya sendiri, Angga Dwimas Sasongko film bahkan berhasil meraih banyak kesuksesan hingga kerap.memenangkan penghargaan. 

Dari sekian banyaknya Angga Dwimas Sasongko film yang sudah tayang di layar lebar, berikut ini rekomendasi terbaiknya buat tontonan seru buat menemani akhir pekan.

Deretan Film Terbaik Karya Angga Dwimas Sasongko Terbaru 2022

1. Mencuri Raden Saleh (2022)

Rilis Agustus 2022, “Mencuri Raden Saleh” menjadi film garapan Angga Dwimas Sasongko terbaru yang wajib banget ditonton.

Dibintangi Angga Yunanda, Aghniny Haque, Iqbaal Ramadhan dan banyak lagi, arahan Angga Sasongko ini menjadi film bertema perampokan pertama di Indonesia.

Pencurian terbesar di abad ini hanya tinggal menunggu hari H menjelang tanggal eksekusi yang ditetapkan. 

Semua komplotan yang terlibat sudah siap dengan rencana dan lengkap dengan peralatannya untuk menjalankan misi mencuri lukisan Raden Saleh sang maestro yang bertajuk Penangkapan Diponegoro. 

Peretasan data, pemalsuan lukisan, masnioulasi, dan pertarungan sengit terjadi dalam misi pencurian terorganisir yang direncanakan oleh sekawanan anak muda amatir demi meraup cuan.

2. Ben & Jody (2022)

Jika kamu sudah pernah nonton Angga Dwimas Sasongko film berjudul “Filosofi Kopi”, maka pastinya tak asing dengan karakter Ben dan Jody di film tersebut.

Terinspirasi dari karakter dua sahabat di novel Dee Lestari, “Ben & Jody” merupakan film laga terbaru garapan Angga Sasongko yang dibintangi Chicco Jerikho dan Rio Dewanto.

Diceritakan sejak memutuskan keluar dari Filosofi Kopi yang mereka besarkan bersama, Jody lebih memilih membela para petani kopi yang ditindas haknya oleh pengusaha nakal.

Sementara Ben, lebih memilih membuka kafe baru dengan nama Filosofi Diskopi yang bertema disko. Suatu ketika, Ben mendapat kabar jika Jody menghilang.

Demi sahabat baiknya, Ben pun pergi mencari keberadaan Jody yang ternyata disekap anak buah pengusaha jahat yang ingin menguasai lahan milik petani.

3. Story of Kale: When Someone in Love (2020)

Kesuksesan dari film NKCTHI sebelumnya, kemudian ditanggapi oleh Angga Dwimas Sasongko dengan membuat versi spin off-nya yang diberi judul “Story of Kale: When Someone in Love”.

Di film yang dibintangi Ardhito Pramono bersama Aurelie Moeremans dan Arya Saloka ini, Angga Sasongko juga yang menulis naskahnya bersama M. Irfan Ramli. 

Dimana, ceritanya berpusat pada sosok Kale yang di film NKCTHI cukup mencuri perhatian dengan karakternya sebagai bad boy.

Berkisah tentang bagaimana akhirnya karakter Kale kemudian menjadi bad boy di film NKCTHI. Kale yang sangat mencintai kekasihnya bernama Dinda, secara tiba-tiba harus menelan pil pahit.

Tanpa sebab yang jelas Dinda minta putus darinya. Padahal, Kale merasa bahwa hubungan mereka selama ini tidak ada masalah apa-apa.

4. Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (2020)

Di film bertema keluarga yang dibintangi Rio Dewanto, Sheila Dara Aisha dan Rachel Amanda ini, Angga Sasongko bukan cuma sebagai sutradara tapi juga produser sekaligus penulis naskahnya.

Film adaptasi dari novel Marchella FP bertajuk serupa yang cukup populer dengan singkatan NKCTHI. 

Film ini menceritakan tentang keluarga Narendra yang tampak sempurna dengan ketiga orang anaknya, Angkasa, Aurora, dan juga Awan. 

Meski dari luar tampak seperti keluarga bahagia, namun siapa sangka jika masing-masing dari mereka menyimpan luka tersendiri. 

Hingga suatu ketika akhirnya semua masalah yang coba dipendam meledak dan bahkan membongkar suatu rahasia paling dalam yang coba disembunyikan keluarga ini.

5. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018)

Dibintangi Vino G. Bastian, Marsha Timothy dan Sherina Munaf, “Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212” termasuk film laga karya Angga Dwimas Sasongko terbaik.

Film ini diadaptasi dari novel serial Bastian Tito bertajuk sama yang cukup legend dan menjadi film Indonesia pertama yang berkolaborasi Fox International Production, bagian dari 20th Century Studios.

Wiro Sableng digambarkan hidup di sekitar abad 16. Berguru pada seorang guru berjuluk Sinto Gendeng, Wiro mendapatkan titah untuk mengalahkan sosok Mahesa Birawa. 

Wiro pun memulai petualangannya dengan penuh semangat. Dalam petualangannya, Wiro bertemu dengan banyak pendekar termasuk Bujang Gila Tapak Sakti dan Anggini yang kini jadi sahabat dan menemaninya mencari keberadaan Mahesa Birawa.

6. Bukaan 8 (2017)

Bukan cuma cerita melodrama atau aksi laga, Angga Dwimas Sasongko film juga berhasil memproduksi film bergenre komedi.

Dibintangi Chicco Jerikho bersama Lala Karmela, “Bukaan 8” bercerita tentang pengalaman suami istri yang menghadapi momen kelahiran anaknya yang pertama kalinya. 

Bukan cuma tayang di layar lebar secara komersial, film Angga Sasongko ini juga tayang di sejumlah festival bergengsi, sebut saja Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Festival Film Plaza Indonesia.

Mia dan Alam menikah tanpa restu kedua orang tua Mia hanya karena Alam yang cuma seorang Selebgram. Menjelang kelahiran anak pertamanya, Alam mencoba membuktikan jika ia bisa membiayai persalinan Mia di rumah sakit terbaik.

Hanya saja, uang yang dimiliki Alam ternyata tak cukup untuk menutup biaya persalinan yang ternyata tidaklah sedikit.

7. Surat dari Praha (2016)

Terinspirasi dari cerita nyata para pelajar asal Indonesia yang terjebak di Praha dan tak bisa pulang ke tanah air pasca tragedi di tahun 1965.

Tak main-main Angga Dwimas Sasongko film yang satu ini bahkan memboyong tiga piala di ajang Usmar Ismail Award tahun 2016. Bukan itu saja, film “Surat dari Praha” juga mewakili Indonesia di ajang bergengsi Academy Awards 2017.

Bercerita tentang Laras, gadis muda yang hendak mengurus warisan peninggalan sang ibu yang sudah meninggal. 

Di dalam surat wasiatnya, sang ibu berpesan pada Laras untuk pergi ke kota Praha untuk menyerahkan sebuah surat kepada seorang pria bernama Jaya. 

Tanpa pikir panjang, Laras pun segera bergegas menuju ke Praha untuk menemukan sosok Jaya tanpa tahu jika ia akan dibawa menuju rahasia besar yang dimiliki sang ibu.

8. Filosofi Kopi (2015)

Film keren yang dibintangi Rio Dewanto, Julie Estelle dan Rio Dewanto ini merupakan salah satu film terbaik dari Angga Dwimas Sasongko film.

Kualitasnya bahkan diakui di Festival Film Indonesia yang mengganjarnya dengan penghargaan sebagai sutradara terbaik di film ini.

“Filosofi Kopi” mengangkat cerita yang berfokus pada kedai kopi yang diadaptasi dari novel Dee Lestari bertajuk serupa. Tema ini kemudian viral dan menjadikan aktivitas minum kopi di coffee shop jadi tren kekinian.

Mengisahkan tentang Jody dan Ben, dua sahabat karib yang tengah berjuang untuk menyelamatkan coffee shop yang mereka bangun susah payah. 

Tak disangka, di tengah keputusasaan muncul seorang pengusaha yang tertarik untuk mendanai coffee shop tersebut. Dengan syarat, mereka bisa menyuguhkan kopi dengan citarasa otentik dan paling enak.

Sejak saat itu, dimulailah petualangan Ben dan Jody demi menemukan biji kopi kualitas terbaik, salah satunya kopi tiwus.

Film ini juga dibuat sekuelnya, lho. Ceritanya pun tak kalah epik. Jangan sampai terlewatkan.

9. Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014)

Angga Dwimas Sasongko film satu ini berhasil meraih penghargaan Film Terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2014 ini memasangkan Chicco Jerikho dan Shafira Umm.

Film “Cahaya dari Timur: Beta Maluku” mengangkat genre drama sejarah yang terinspirasi dari kisah nyata terkait konflik yang sempat memanas di Ambon.

Salah satu yang unik di film Angga Sasongko ini adalah pemilihan bahasa Ambon yang digunakan hampir di sepanjang film.

Bercerita tentang Sani Tawainella, pemuda Ambon yang ingin menyelamatkan anak-anak kampungnya akibat konflik agama yang sempat memanas melalui sepak bola. 

Hanya saja, saat tim mereka kemudian berhasil masuk ke kejuaraan tingkat nasional, keputusan Sani menyatukan anak-anak dari berbeda agama menimbulkan perpecahan tim.

10. Hari untuk Amanda (2010)

Diperankan Fanny Fabriana dan Oka Antara sebagai tokoh utamanya, “Hari Untuk Amanda” menjadi salah satu karya Angga Dwimas Sasongko film terbaik.

Pasalnya, film ini berhasil masuk delapan nominasi di Festival Film Indonesia tahun 2010, salah satunya di kategori Sutradara Terbaik. Lalu, di ajang Indonesian Movie Awards dan Festival Film Bandung di tahun yang sama.

Film berkisah tentang seorang gadis bernama Amanda yang merasa bimbang dengan hari pernikahannya yang sebentar lagi dengan Dody. 

Kebimbangan yang dirasakan Amanda muncul ketika mantan pacarnya Hari, yang sudah menjalin hubungan delapan tahun Hari yang sempat menjalin hubungan selama delapan tahun muncul kembali.

Hal ini membuat Amanda mulai ragu dengan keputusannya sendiri menerima pinangan Dody dan mempertanyakan apakah ia harus lanjut atau mengakhiri semuanya.

11. Jelangkung 3 (2007)

Angga Dwimas Sasongko film juga ada yang bergenre horror, lho. “Jelangkung 3” yang merupakan sekuel ketiga dari “Jelangkung” diperankan oleh Mitha Griselda bersama Andrew Ralph Roxburgh dan Reza Pahlevi.

Film karya Angga Sasongko ini terinspirasi dari kisah nyata salah seorang penonton yang kabarnya mengalami berbagai hal mistis ketika menonton film tersebut di bioskop.

Diceritakan Yodi dan kedua temannya, Chris dan Patra berencana nonton film Jelangkung langsung di bioskop karena penasaran dengan kepopuleran film tersebut. 

Di bioskop, ada mitos jika kursi di jajaran C tak boleh diduduki siapapun karena memang khusus disiapkan untuk jadi tumbal di film tersebut. 

Tak percaya, Yodi justru sengaja duduk di deretan kursi tersebut, tak lama ia pun mulai mengalami berbagai pengalaman gaib.

Itulah tadi deretan film terbaik karya Angga Dwimas Sasongko, bukan cuma sebagai sutradaranya tapi juga penulis naskah dan produser. Meski terbilang baru memulai debut sutradaranya, namun karyanya tak diragukan lagi kualitasnya. Bahkan sudah banyak yang meraih kesuksesan luar biasa dan berbagai prestasi bergengsi. 

Menurut kamu, mana yang punya cerita menarik dan pengen ditonton pertama kali? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar, ya!

Catatan Editor

Nonton film terbaik karya Angga Dwimas Sasongko bakal lebih seru melalui layanan streaming online yang legal, seperti Netflix, Disney+ Hotstar, Viu, Catchplay, iFlix dan lain sebagainya.

Namun, jika kamu terpaksa harus menontonnya di situs online streaming gratisan, maka selalu pastikan untuk menjaga keamanan aktivitas kamu selama di internet, ya!

Salah satu caranya bisa dengan menggunakan VPN Moove. VPN terbaik dengan fitur keamanan mumpuni yang bisa digunakan, 100% gratis. 

Tunggu apa lagi, yuk lindungi aktifitas di internet dengan VPN Moove sekarang juga!

Google Play