5 Alasan Kenapa Smartphone Android Cepat Panas – Mayoritas kita sekarang ini tampaknya belum bisa lepas dari smartphone sepenuhnya sehari saja. Tampaknya aktivitas harian kita terasa kurang lengkap tanpa smartphone di tangan.

Tentunya ada banyak sekali aktivitas yang kita lakukan dengan smartphone Android kita sekarang ini. Namun, pengguna smartphone kerap mengeluh sebab smartphone Android yang ia gunakan mudah sekali memanas dan membuat tangan terasa tidak nyaman ketika menggunakannya.

Smartphone Android yang cepat panas umumnya disebabkan oleh berbagai hal, seperti misalnya penggunaan yang relatif lama dan beberapa aplikasi yang terbuka bersamaan. Namun apakah hanya itu saja yang membuat smartphone Android cepat panas? Dalam artikel ini kita membahas tentang 5 alasan kenapa smartphone Android cepat panas berikut cara mengatasinya.

5 Alasan Kenapa Smartphone Android Cepat Panas

1. Virus

Rata-rata smartphone Android mudah sekali terserang virus. Virus umumnya muncul dari berbagai aplikasi, iklan, atau pun file lain yang Anda unduh dari internet. Bisa juga disebabkan oleh koneksi dari komputer yang Anda lakukan untuk memindahkan file dan sebagainya.

BACA JUGA:  Cek Harga Pangan di Jakarta Lewat Situs Ini

Tentu ada berbagai macam virus dan aktivitas yang bisa ia lakukan beserta efek sampingnya terhadap smartphone Android Anda, namun jika smartphone Android Anda cepat panas akhir-akhir ini, keberadaan virus bisa Anda curigai. Virus bisa saja membuka beragam file di background tanpa Anda sadari dan tidak terdeteksi, sehingga membuat smartphone Anda perlahan melambat dan karena sibuknya sistem memproses beragam aplikasi di background, smartphone Android kemudian cepat terasa panas.

Cara mengatasinya, silahkan install berbagai macam aplikasi antivirus di smartphone Android Anda misalnya ESET mobile, AVG, dan lain sebagainya. Lakukan scan secara rutin dan jika perlu hapus aplikasi atau file yang Anda curigai menjadi penyebabnya.

Anda bisa mencegahnya dengan menggunakan antivirus yang baik. Selain itu, jangan sembarangan mencolok smartphone Anda ke komputer yang Anda curigai mengandung virus. Juga, perhatikan file dan download aplikasi dari sumber yang terpercaya saja (hindari aplikasi crack).

2. Casing/Phone Case

Phone Case - Smartphone Android Cepat Panas
Gambar: Greenbot

Phone Case juga bisa menjadi salah satu alasan kenapa smartphone Android cepat panas. Hindari penggunaan Phone Case yang berbahan padat, kasar dan juga tebal. Penggunaan Phone Case yang tebal dan padat akan mengurangi aliran hawa panas yang dihasilkan dari mesin Android Anda, sehingga hawa panasnya tersebut akan menyebar di bagian itu saja.

BACA JUGA:  Cara Bermain Pokemon Go untuk Pemula

3. Charger

Kita sering men-charge smartphone kita di malam hari sebelum tidur dan mencabutnya ketika kita bangun. Hal ini menyebabkan batere smartphone kita menjadi overcharged yang rentan membuat batere smartphone Android cepat panas. Juga, hindari penggunaan charger yang palsu dengan kualitas kabel yang sangat minim.

4. Penggunaan Aplikasi dan Game

Aplikasi chatting dan media sosial lainnya adalah beberapa contoh aplikasi yang selain menyebabkan batere smartphone cepat habis, juga membuat smartphone Android cepat panas. Hal ini dikarenakan jenis aplikasi tersebut harus tetap aktif agar Anda bisa menerima notifikasi penting secara real-time, oleh karena itu mereka akan tetap aktif di background.

Penggunaan aplikasi dan game yang relatif lama juga tentunya akan membuat smartphone Anda terasa panas dan kurang nyaman saat digunakan. Untuk mengatasinya, uninstall saja berbagai macam aplikasi yang boros batere dan jarang Anda gunakan agar apapun kegiatan Anda saat menggunakan smartphone tidak cepat membuat smartphone Anda panas.

Juga, matikan fitur lokasi/GPS, Bluetooth, Sync dan juga Wi-Fi ketika tidak digunakan.

BACA JUGA:  5 Aplikasi Antivirus Terbaik Untuk Android

5. High Brightness

Selain merusak mata, tingginya tingkat brightness juga kerap menyebabkan smartphone Android menjadi lebih cepat panas. Untuk itu atur tingkat brightness smartphone Anda menjadi normal (atau atur dalam mode Auto) untuk menghindari hal yang mengganggu ini.

TINGGALKAN KOMENTAR