Apa Itu SEO? Pelajari Definisi SEO dan 5 Dasar SEO IniSearch Engine Optimization atau lebih dikenal dengan istilah SEO merupakan satu teknik bagi para internet marketer untuk mengoptimalkan web/blog-nya di mesin pencari.

Hal ini berperan penting dalam pembangunan reputasi suatu blog di mesin pencari, termasuk ranking blog tersebut.

SEO merupakan satu hal yang sangat-sangat penting untuk dipelajari, teristimewa bagi blogger pelaku bisnis atau pemilik toko online.

Pengoptimalan SEO dapat membantu blog kita mendapatkan traffic visitor gratis dari mesin pencari tanpa harus membayar jasa pengiklan.

Di sisi lain, adanya sistem Google Pagerank dan Alexa Rank menunjukkan seberapa penting dan besar kualitas blog kita di dunia maya, yang tentunya berkaitan erat dengan SEO tadi.

Pengoptimalan SEO juga dapat menjadi landasan untuk menguasai halaman pertama mesin pencari seperti Google, yang tentunya menjadi prioritas para pencari informasi untuk masuk ke dalam blog kita.

Nah dalam tulisan kali ini, saya sedikit menjelaskan apa-apa saja yang menjadi dasar-dasar SEO yang harus kita, para blogger, ketahui untuk mengoptimalkan blog yang sedang kita kembangkan sehingga semakin baik kualitasnya.

Apa Itu SEO? Definisi SEO yang Perlu Dipahami

SEO atau Search Engine Optimization adalah proses pengoptimalan website dan seluruh konten di dalamnya berdasarkan algoritma mesin pencari tertentu untuk mendapatkan kuantitas dan kualitas trafik yang sebanyak-banyaknya dari mesin pencari.

SEO juga sering dianggap sebagai sebuah seni untuk mendulang trafik berkualtias dan gratis sebanyak-banyaknya dari mesin pencari seperti Google.

SEO merupakan proyek jangka panjang dan banyak orang maupun perusahaan berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan kualitas SEO websitenya karena potensinya memang begitu besar.


5 Dasar SEO yang Perlu Dipelajari

1Riset dan Penggunaan Keyword

Apa keyword yang akan atau sedang Anda gunakan untuk website Anda? Periksa keyword tersebut dengan bantuan Google Adwords Tool atau tool SEO lainnya terkait seberapa tren keyword tersebut bagi pengguna, dan seberapa banyak yang menggunakannya untuk mendapatkan info di Google?

Jika sudah mendapatkannya, silahkan pasang keyword tersebut di Judul Tulisan, Meta Tag/Description, URL Tulisan, dan di dalam tulisan itu sendiri.

Pastikan kata yang Anda pakai di dalam tulisan tersebut diisi dengan kata kunci yang Anda gunakan. Jangan terlalu berlebihan karena Google akan menganggapnya sebagai Keyword Stuffing.

2Konten yang Original dan Berkualitas (On-Page SEO)

Mesin pencari seperti Google selalu berusaha untuk memberikan informasi yang paling akurat dan relevan dengan pengguna.

Sehingga, Google akan selalu menempatkan konten yang menurut algoritmanya paling relevan bagi si pengguna di urutan teratas hasil pencarian.

Oleh karena itu, dengan rutin memproduksi konten yang original dan berkualitas di website Anda, dengan menyematkan berbagai keyword yang tadinya sudah diriset, akan memperbesar kemungkinan konten-konten tersebut muncul di urutan teratas hasil pencarian.

3Link Building atau Backlink (Off-Page SEO)

Backlink pada SEO adalah sebutan untuk penempatan URL website yang kita miliki di website lain. Contohnya, URL seniberpikir.com ada di dalam wikipedia.org, dapat dikategorikan sebagai contoh backlink.

Sementara, link building adalah istilah untuk aktivitas yang dijalankan untuk mengumpulkan backlink.

Backlink merupakan salah satu dari sekian banyak faktor SEO yang digunakan dalam algoritma mesin pencari seperti Google.

Namun, ada batasan tertentu yang secara tidak langsung ditetapkan ketika melakukan aktivitas link building. Akan lebih baik bila backlink yang kita dapat memiliki relevansi dari segi topik maupun keyword dengan website kita.

Selain itu, untuk mempercepat proses peningkatan kualitas SEO, backlink yang kita buru tentu perlu juga berkualitas. Bisa dilihat dari Domain Authority (DA) maupun Page Authority (PA) menggunakan tool SEO seperti Moz.

4Internal dan External Links (On-Page SEO)

Internal Links

Jika di dalam postingan Anda terkait dengan postingan lainnya yang sudah pernah Anda tulis, kaitkan postingan yang satu dengan postingan lainnya menggunakan keyword yang kira-kira sama.

Misalnya saya sudah pernah menulis tentang Cara Prediksi Google Pagerank, maka di kalimat tersebut saya masukkan internal link yang mengarah ke tulisan tersebut. Keyword-nya di situ saya contohkan Google Pagerank.

Internal links juga berguna untuk meningkatkan jumlah Page Views di blog Anda, yang membuat pengunjung lebih lama berada di blog Anda. Hal ini menjadi sesuatu yang baik bagi Alexa Rank.

Outbound Links

Sama seperti internal links, bedanya Anda mengaitkan satu kata kunci dengan link URL ke luar blog Anda.

Jika tadinya Cara Prediksi Google Pagerank jika Anda klik akan menuju ke salah satu tulisan di dalam blog saya disebut dengan internal links, maka outbound link itu jika Anda menuju ke luar dari blog saya (ke blog orang lain) jika meng-klik salah satu kata/kalimat di dalam blog saya.

Dulunya, banyak orang yang tidak mau menempatkan outbound link karena itu sama saja memberikan SEO juice yang dimiliki websitenya ke website yang menjadi target outbound link.

Tapi sekarang, sebagaimana yang pernah dijelaskan oleh berbagai ahli, outbound link menjadi salah satu faktor SEO.

Perbanyak Berkomentar

Berkomentar di blog/website orang lain dapat membantu memperbesar eksposur website kita. Tapi perlu diingat, berkomentar yang dimaksud di sini adalah berkomentar di kolom komentar yang terdapat kolom website, tempat di mana kita bisa menyematkan URL website kita di dalamnya.

Jangan asal-asal berkomentar di blog orang lain, karena terkadang malah dihitung sebagai komentar spam, dan akan segera dikenali blogger lain bahwa Anda merupakan blogger penyebar spam.

Berkomentar-lah di blog yang sejenis dengan blog Anda, karena kemungkinan akan ada kunjungan balik dari si pemilik blog tersebut.

Selain itu kemungkinan komentar Anda diterima akan semakin besar, karena blog yang kalian gunakan bertema sejenis. Dengan begitu kesempatan mendapat backlink berkualitas pun akan menjadi lebih besar (meski kebanyakan jenis backlink dari kolom komentar adalah backlink nofollow).

5Struktur Kode Website yang Rapi dan SEO-Friendly (On-Page SEO), UI/UX yang Tepat Serta Kecepatan Loading

Ini sedikit banyak sangat membantu proses SEO kita karena struktur kode website yang ada sudah sesuai dengan kaidah SEO.

Untuk membantunya, silakan gunakan theme/template SEO-friendly agar kita blog kita loading-nya tidak berat, lebih simple, dan lebih enak dilihat.

Kecepatan loading menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan Google karena Google sangat peduli dengan pengalaman pengguna di sebuah website. Kualitas konten, UI/UX yang baik juga menjadi tolak ukur.

Selain itu, waktu rata-rata yang dihabiskan pengunjung ketika membaca sebuah konten juga menjadi bahan pertimbangan Google.


Penutup: Apa Itu SEO (Definisi SEO) & 5 Dasar SEO

Nah, sampai pada tahap ini, Anda sudah mengetahui apa itu SEO dan definisi SEO itu sendiri serta 5 dasar SEO yang dengan singkat dijelaskan. Ada banyak hal yang akan kita bahas ke depannya demi menyempurnakan tulisan ini.

Paling tidak, Anda sudah mulai mengetahui apa saja langkah awal yang perlu Anda jalankan untuk meningkatkan kualitas SEO di website Anda demi merajai peringkat di mesin pencari.

Bagaimana menurut Anda?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.