Cara Menggunakan FileZilla: File Transfer Protocol (FTP) – Dunia pengembangan web sudah sangat akrab dengan istilah File Transfer Protocol (FTP) untuk terhubung dan mengambil serta memindahkan file dari komputer ke server dan sebaliknya.

FTP sangat berfungsi bagi siapapun untuk mengelola file yang ada di sebuah server, baik menambah, menghapus, merubah, hingga mengambil dan memindahkannya.

Bahkan karena fungsinya yang sangat penting, FTP tidak pernah dilewatkan dalam pengelolaan web.

Dalam tutorial kali ini, kita membahas tentang apa itu File Transfer Protocol dan bagaimana cara menggunakan FileZilla, sebuah software FTP yang sangat fungsional dan paling populer.

Mari mengenalnya lebih dekat.


Apa Itu File Transfer Protocol (FTP)?

file transfer protocol ftp

File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol Internet standar untuk mentransmisikan file antara komputer di Internet melalui koneksi TCP / IP.

Baca Juga: Lengkap: 30+ Aplikasi Terbaik Untuk Blogger yang Tentu Wajib Digunakan

Komputer yang satu merupakan milik pengguna dan komputer yang lain yang terhubung dengannya bisa saling memindahkan data asal terhubung dengan koneksi internet TCP / IP.

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, FTP umum digunakan untuk mengambil, memindahkan, merubah hingga menghapus file di sebuah server.

FTP dapat digunakan dengan bantuan software, dan salah satu yang paling populer dan open-source adalah FileZilla.


Apa Itu FileZilla?

Cara Menggunakan FileZilla File Transfer Protocol (FTP) - filezilla

FileZilla adalah sebuah software open-source yang secara khusus didedikasikan sebagai klien FTP, di mana pengguna FileZilla yang memiliki akses dapat terhubung ke sebuah server.

Karena open source, software ini bisa digunakan secara gratis bagi pengguna Windows maupun Mac.


Manfaat atau Kegunaan FileZilla Bagi Blogger atau Webmaster

Bagi blogger atau webmaster, terutama blogger yang memiliki server sendiri seperti blog WordPress, ia bisa terhubung ke dalam direktori berisi file blognya.

Baca Juga: Cara Memperbaiki Error Establishing a Database Connection di WordPress

Dengan begitu, ia bisa melakukan berbagai hal pada blognya. Contoh yang paling sederhana adalah mengupload plugin WordPress atau pun mengupload theme WordPress untuk digunakan kemudian, melakukan backup data, merubah file penting seperti wp-config, .htaccess, memverifikasi blog di Google Search Console atau pun Bing Webmaster dengan mengupload file verifikasi dan sebagainya sesuai kehendaknya.

FileZilla juga bisa membantu webmaster untuk memperbaiki kendala yang ada pada blognya, seperti kesalahan pengaturan pada file .htaccess, log file yang terlalu besar sehingga menghabiskan kapasitas penyimpanan di server dan sebagainya.

Baca Juga: Cara Mempercepat Loading Video Youtube di Blog

Intinya, file apapun yang ingin ditambah ke dalam server, diubah, dihapus, dan sebagainya bisa dilakukan dengan menghubungkan komputer kita ke server menggunakan FTP FileZilla.

Nah, bila Anda sudah paham apa itu File Transfer Protocol (FTP) dan apa itu FileZilla, sekarang mari kita telisik lebih jauh tentang cara menggunakan FileZilla.


Persiapan Sebelum Mulai Menggunakan FileZilla

Sebelum mulai menggunakan FileZilla, ada baiknya Anda mempersiapkan dua hal berikut:

  • Siapkan software FileZilla itu sendiri, bisa Anda dapatkan di halaman ini. Install software tersebut hingga selesai dan bisa digunakan.
  • Detail login akun FTP Anda, bisa Anda dapatkan di hosting atau penyedia server Anda. Contohnya seperti gambar berikut bila menggunakan Hostinger:

FTP login credentials hostinger - cara menginstall plugin wordpress

Bila sudah, mari mulai menggunakan FileZilla.


Cara Menggunakan FileZilla: File Transfer Protocol (FTP)

1. Buka FileZilla

Bila tadi Anda sudah mendownload dan menginstall FileZilla, sekarang buka software tersebut. Tampilannya terlihat seperti ini:

filezilla

Setelah itu, lanjut ke langkah berikutnya.

2. Akses Server Anda dengan Detail Login FTP

Setelah sebelumnya Anda sudah mendapatkan detail login FTP di hosting atau server Anda, sekarang saatnya Anda menggunakan detail tersebut.

Di FileZilla, ada dua metode untuk mengakses server Anda. Ikuti panduan berikut:

Metode #1: Akses FTP dengan Fitur QuickConnect

1. Di bagian bar atas, Anda akan melihat empat input dan tombol bertuliskan Quickconnect di bagian paling ujung.

2. Masukkan detail login FTP Anda ke masing-masing kolom, seperti gambar berikut:

FTP FileZilla - cara install plugin di WordPress

3. Setelah itu, silakan klik tombol Quickconnect yang ada di sebelahnya.

4. Anda akan terhubung dengan diretori server Anda melalui FTP bila berhasil login.

5. Setelah itu, Anda bisa mengeksplor berbagai direktori dan file sesuai kebutuhan Anda.

6. Untuk menggunakannya kembali di lain waktu, Anda bisa klik ikon panah ke bawah di sebelah tulisan Quickconnect dan silakan pilih detail login FTP Anda, seperti gambar berikut:

filezilla quick connect ftp

Mudah, sekali bukan?

Metode #2: Akses FTP dengan Fitur Site Manager

1. Klik menu File dan klik opsi Site Manager. Atau, Anda juga bisa menggunakan shortcut Windows + S atau Command + S.

2. Sebuah jendela akan muncul seperti gambar berikut:

filezilla ftp site manager

Tambahkan blog, website atau server Anda dengan mengklik tombol New Site dan beri nama padanya. Lihat tanda panah pada gambar.

3. Isi detail login FTP Anda di masing-masing input.

4. Untuk pengaturan tambahan, berikut penjelasan terminologi pada pengaturan lainnya yang wajib Anda pahami:

  • Host – Ini adalah alamat server yang menjadi tempat file Anda ditempatkan. Formatnya bisa berupa IP Address atau pun subdomain.
  • Port – Ini berisi port data pada server FTP yang dituju. Secara default berisi 21, namun akan beragam pada setiap pengaturan server. Biasanya, input ini tidak perlu diisi.
  • Protocol – Ini digunakan mentransmisi file melalui berbagai jaringan.
    • FTP – File Transfer Protocol, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya
    • SFTP – Secure File Transfer Protocol umumnya merupakan enkripsi tambahan demi memastikan bahwa data ditransfer dengan aman
  • Encryption – Metode enrkipsi. Pilih User explicit FTP over TLS if available bila FTP Anda mendukung enkripsi berupa TLS atau SSL.
  • Logon Type – Ini merupakan metode login Anda ke FTP.
    • Anonymous: Sesuai namanya, Anda bisa masuk secara anonim tanpa memasukkan username, password, dan data lain.
    • Normal: Setiap kali Anda ingin mengakses FTP, dengan metode ini Anda harus memasukkan username dan password. Penting demi keamanan.
    • Ask for password: Dengan metode login ini, Anda hanya perlu memasukkan password, tidak perlu username dan data lain karena sudah diset otomatis/diingat dari login sebelumnya.
    • Interactive: Dengan metode ini, Anda akan dimintai password setiap kali hendak terhubung ke server FTP.
    • Account: Metode ini bisa digunakan bila sebelumnya Anda menyimpan akun FTP Anda untuk koneksi lebih mudah nantinya.
  • User: Username akun FTP.
  • Password: Password akun FTP

3. Eksplor Direktori Server Anda

Setelah terhubung ke direktori server, kini Anda bisa mulai menggunakan FileZilla sebagaimana seharusnya.

FTP FileZilla - cara memasang plugin wordpress

Anda bisa mengirim berbagai file dari komputer ke server Anda, mengubah file di server, menghapus, dan sebagainya.

Baca Juga: Cara Menggunakan Matched Content Google Adsense

Anda juga bisa membuat blog WordPress dengan cara mentransfer seluruh file WordPress yang telah didownload dari WordPress.org.

Ikuti panduannya di artikel berikut untuk lebih jelasnya.

Sama halnya dengan WordPress, Anda juga bisa menginstall script atau software lain di server Anda seelah file-nya diupload ke dalam server melalui FTP, mengkonfigurasi database, dan pointing nameserver ke domain.

4. Hal Penting Lain Saat Menggunakan FileZilla yang Perlu Anda Ketahui

Sampai di tahap ini, Anda sudah berhasil menerapkan cara menggunakan FileZilla sesuai instruksi dalam artikel ini.

Sebagai informasi tambahan, berikut beberapa hal penting yang bisa Anda ikuti guna memaksimalkan penggunaan FTP ini:

1. Ubah Batasan Upload dan Download Dalam Satu Sesi Transfer

Secara default, software FTP ini hanya mengizinkan Anda melakukan transfer file sebanyak 2 file dalam satu sesi.

Artinya, dalam sekali transfer (di detik yang sama secara simultan) hanya ada dua file yang bisa ditransfer.

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Penghasilan Google Adsense: Ampuh!

Anda bisa menaikkannya maksimal 10 file sekaligus per detik secara simultan. Tapi, tidak semua penyedia layanan server/hosting mengizinkan transfer 10 file sekaligus.

Contoh penggunaannya seperti ini. Anggaplah Anda ingin mengupload sebuah plugin WordPress. Plugin tersebut berisikan 1000 file.

Bila Anda menaikkan batasan transfer menjadi 10 file secara simultan per detik, berarti untuk mentransfer 1000 file, Anda hanya butuh 100 detik atau kurang dari 2 menit dalam prosesnya.

Tentu bisa lebih cepat, kan?

Untuk mengubah batasan upload dan download file per detik dalam satu sesi transfer, di FileZilla, klik menu Edit => Settings.

Setelah itu, di bagian jendela popup, klik menu Transfers kemudian ubah pengaturan seperti yang ada pada gambar ini:

ftp filezilla

Berikut keterangannya:

  • Maximum simultaneous transfers: 10 <= Ini yang perlu kita ubah di bagian ini. Ubah jadi 10 maksimal.
  • Limit for concurrent downloads: 0 untuk mengubahnya menjadi tanpa batas (direkomendasikan)
  • Limit for concurrent uploads: 0 untuk mengubahnya menjadi tanpa batas (direkomendasikan)
2. Ubah Teks Editor Default untuk Mengedit File

Secara default, teks editor yang digunakan saat mengedit file adalah Notepad di Windows atau teks editor bawaan di Mac.

Namun, bila Anda punya preferensi teks editor lain dibandingkan menggunakan bawaan, Anda bisa mengubah teks editor default.

Baca Juga: 5 Alternatif Notepad Terbaik Untuk Windows yang Wajib Digunakan

Caranya, klik menu Edit => Settings. Kemudian di bagian File Editing => Default editor, klik opsi Use custom editor kemudian klik tombol Browse dan cari teks editor yang Anda inginkan.

Dengan begitu, setiap kali Anda ingin mengedit file teks, secara default teks editor pilihan Anda yang akan digunakan.


Penutup: Cara Menggunakan FileZilla: File Transfer Protocol (FTP)

Nah, itulah panduan lengkap cara menggunakan FileZilla sebagai klien File Transfer Protocol (FTP) utama Anda.

Baca Juga: Cara Upload File Berukuran Besar di WordPress

Semoga tutorial ini bisa membantu Anda mengenal dan mulai familiar dengan FTP dan FileZilla itu sendiri. Jangan lupa bagikan ke teman-teman yang menurut Anda akan sangat membutuhkannya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.