Sejarah dan Perkembangan Google Hingga Masa Kini – Google sebagai sebuah perusahaan internet terbesar di dunia saat ini tentu mengalami masa panjang. Ada banyak hal tentang Google yang jarang kita ketahui.

Seperti dilansir dari Rumpi Tekno, inilah fakta dan kisah panjang mengenai Google yang sebelumnya mungkin tidak pernah kita ketahui.

Sejarah dan Perkembangan Google

Kelahiran Google: Pertemuan Sergey Brin – Larry Page

Duo ini pertama kali bertemu di Stanford University pada bulan Maret 1995, di mana keduanya terdaftar dalam program Ph.D. Sergey, yang sudah terlebih dahulu mengikuti program Ph.D selama dua tahun, ditugaskan untuk memimpin tour mengelilingi kampus mereka kepada beberapa mahasiswa baru termasuk salah satunya Larry.

Sergey dan Larry tumbuh di lingkungan keluarga yang mempunyai latar belakang pendidikan dan teknologi. Ayah Larry, Carl Page, mendapatkan gelar Ph.D. dalam ilmu komputer pada tahun 1965 dari Michigan State University dan ibunya, Gloria, adalah seorang profesor di Michigan State University.

Sedangkan ayah Sergey, Michael Brin seorang profesor matematika di University of Maryland dan ibunya, Eugenia Brin bekerja sebagai ilmuwan di NASA Goddard Space Flight Center.

BACA JUGA:  Cara Mengintegrasikan Google Adsense dan Google Analytics

Sergey lahir di Moskow dan kedua orang tuanya pindah ke Amerika Serikat pada saat ia berusia 6 tahun. Sergey mendapat gelar dalam matematika dan ilmu komputer di University of Maryland pada usia 19 tahun sedangkan Larry mendapat gelar di bidang ilmu komputer di University of Michigan. Setelah lulus, keduanya melanjutkan ke Stanford University untuk memperoleh gelar Ph.D. dalam ilmu komputer.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah The Economist, Sergey dengan bercanda mengatakan, “Pada awalnya, kami berdua cukup menjengkelkan. Ketika kami pertama kali bertemu, kita tidak setuju dalam berbagai hal. Namun setelah menghabiskan waktu bersama-sama, kami menjadi teman dekat dan -rekan intelektual.”

Setelah mendaftar dalam program Ph.D di Stanford University, Larry mulai mencari tema untuk tesis disertasinya, pada saat yang bersamaan Larry juga sedang mengeksplorasi sifat matematika dari World Wide Web untuk memahami struktur link sebagai satu grafik besar.

Karena data yang dibutuhkan sangat banyak dan saling berhubungan, Larry kemudian memfokuskan pada masalah bagaimana cara untuk mencari tahu halaman web mana yang akan menunjuk (link) ke halaman tertentu, mengingat jumlah dan sifat dari backlink tersebut akan menjadi informasi yang berharga bagi halaman tersebut.

BACA JUGA:  Punya Dua Akun Google+ Yang Sama? Ini Cara Menyatukan Dua Akun Google+ Anda

Larry berpendapat jika ia dapat merancang sebuah metode untuk menghitung dan memetakan setiap backlink di Web – maka Web akan menjadi tempat yang lebih berharga. Pada waktu Larry mengembangkan teori tersebut, Web terdiri dari sekitar 10 juta dokumen, dengan jumlah tautan yang tak terhitung banyaknya.

Sumber daya komputasi yang diperlukan ketika mengirimkan sebuah program crawler untuk merekam data pada Web itu ternyata melampaui batas-batas yang dapat diselesaikan dari sebuah tugas proyek mahasiswa. Proyek itu memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan dan menghabiskan biaya dari departemen ilmu komputer sekitar $25,000.

Sergey yang suka meloncat dari satu proyek ke proyek lain merasa topik tesis BackRub itu sangatlah menarik. Sergey, yang pada dasarnya sangat ahli dalam penggalian informasi dari data dalam jumlah besar, memutuskan untuk bergabung dengan Larry karena ia terpikat dengan kompleksitas dan skala dari proyek “BackRub” itu pada Januari 1996.

TINGGALKAN KOMENTAR