Sejarah dan Perkembangan Google Hingga Masa Kini

Sejarah dan Perkembangan Google: Pertumbuhan Google yang Fenomenal

Sejarah dan perkembangan Google hingga tahap fenomenal pun berlanjut. Pada tahun-tahun awal beroperasi itu, Google memperoleh pendapatan dengan cara melisensikan teknologi pencarian mereka kepada mitra lain.

Sergey dan Larry awalnya keberatan untuk memasang iklan dalam situs Google karena mereka khawatir bahwa pengguna merasa hasil pencarian akan cenderung “berpihak” ke pemasang iklan dan mereka tetap dengan tegas menolak menerima sejumlah uang dari perusahaan yang ingin mendapatkan peringkat yang lebih tinggi, seperti yang telah dilakukan oleh mesin pencari lainnya.

Gagasan Sergy dan Larry ini tidak hanya mengubah bisnis mereka sendiri, tetapi juga pesaing dan industri periklanan secara keseluruhan, dimana ketika setiap kali pengguna mencari suatu topik, maka mereka akan menampilkan iklan berupa teks kecil yang relevan dengan subjek pencarian di samping hasil mesin pencari tersebut.

Baca Juga: ThinkWithGoogle: Cek Kecepatan dan Kekuatan Mobile-Friendliness Website Anda

Dan bola saljupun bergulir dengan cepat, tak ada seorangpun yang menyangka hanya dua tahun setelah pendiriannya, yaitu pada tahun 2000, Google dapat menghasilkan laba 7 juta dolar per tahun. Tahun 2004 labanya meningkat menjadi 12 juta dolar sebulan.

Pada tahun 2005, keuntungan Google mencapai 2 juta dolar sehari. Dan pada tahun 2012, perusahaan ini dilaporkan mendapat pendapatan sebesar $50.18 milyar dan jumlah laba bersih sebesar $10.74 milyar.

Layanan Google AdWords telah berhasil membolehkan pengiklan web menampilkan iklannya dalam hasil pencarian Google dan Google Content Network, melalui sebuah sistem bayar-per-klik atau bayar-per-lihat.

Pemilik website layanan Google AdSense juga dapat menampilkan iklannya di situs mereka sendiri dan mendapat keuntungan setiap kali iklannya diklik.

Walter Pinemhttps://walterpinem.me/
Traveler, Teknisi SEO, dan Programmer WordPress. Aktif di Seni Berpikir, A Rookie Traveler, GEN20, Payung Merah, dan De Quixote.

Bacaan SelanjutnyaPENTING
Topik Menarik Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ikuti Kami!

1,390FansLike
762FollowersFollow
210SubscribersSubscribe

Terpopuler

Disponsori Oleh